Ketua DPP PDIP Said Abdullah buka suara soal pemecatan Sekretaris DPC PDIP Surabaya Achmad Hidayat yang berkunjung ke rumah dan membela Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi).

Said menyebut kunjungan Achmad ke rumah Jokowi di Solo, Jawa Tengah (Jateng) bukanlah alasan tunggal pemecatannya dari partai. Menurut Said, pemecatan Hidayat murni karena dugaan sejumlah pelanggaran etik yang tak bisa pihaknya sampaikan ke publik.

“Yang terjadi sesungguhnya, terlalu banyak pelanggaran yang dilakukan oleh Achmad Hidayat yang tidak kami sampaikan ke publik,” ujar Said di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (14/9).

Said yang juga Ketua DPD PDIP Jawa Timur itu juga menyinggung pernyataan Hidayat di media sosial yang mengaku berani mati untuk Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Padahal, kata dia, kelakuannya jauh berkebalikan.

“Kalau sekarang dia mempergunakan alasan karena sowan atau ke rumahnya Pak Jokowi dipecat, ya namanya juga, ya, orang kayak gitu masa gua percaya, ya publik percayalah,” kata Said.

“Ada perdata, ada pidana. Nah, silakan kepada berbagai pihak yang kena korban dari Achmad Hidayat untuk menuntut ke APH,” katanya.

Sebelumnya Juru Bicara DPP PDIP Aryo Seno Bagaskoro menegaskan pemecatan adalah konsekuensi logis bagi kader yang membangkang garis komando. Ia menyebut langkah pemecatan kader yang melanggar aturan bukanlah hal baru di internal organisasinya.

“Ya, ini kan bukan pertama kali Partai, sebagai organisasi ideologis, memutuskan melakukan pemecatan,” kata Seno kepada CNNIndonesia.com, Senin.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *