
Mojokerto, blok-a.com – Seorang sopir truk asal Jombang, Hariyanto (51), meninggal dunia dalam insiden kecelakaan tunggal di area pabrik PT Kasmaji, Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, pada Senin sore (14/9/2026). Korban yang merupakan karyawan swasta dari luar perusahaan tersebut. Ia diduga mengalami gangguan kesehatan mendadak saat akan mengemudikan truknya pulang, sehingga kendaraan menabrak pagar pabrik.
Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota, AKP M. Kevin Ramadhan, menjelaskan bahwa korban adalah sopir truk tronton yang melakukan bongkar muat batu bara di lokasi tersebut.
“Korban Sdr. Hariyanto adalah sopir Dumptruk tronton beralamat di Desa Tejo, Mojoagung, Jombang. Ia hadir di lokasi untuk melaksanakan tugas bongkar muat, bukan sebagai karyawan internal PT Kasmaji,” jelas AKP Kevin saat dikonfirmasi di Mapolres Mojokerto Kota, Selasa (15/9/2026).
Insiden bermula sekitar pukul 16.30 WIB. Usai menyelesaikan proses bongkar muat menggunakan truk dump berwarna hijau bernomor polisi L-9168-UO, Hariyanto turun dari kabin untuk mencuci muka dan tangan. Namun, ia tiba-tiba merasa mual.
Meski kondisinya kurang fit, korban kembali naik ke dalam kabin truk yang sudah kosong untuk keluar dari area pabrik. Beberapa saat setelah mesin dinyalakan, truk tersebut tiba-tiba melaju dengan kecepatan tinggi tanpa bisa dikendalikan dan menghantam pagar bagian utara area PT Kasmaji.
Saksi mata yang merupakan karyawan PT Kasmaji, yakni Kamto, Rizal, dan Ima, segera mendekati lokasi kejadian. Mereka menemukan Hariyanto tergeletak tidak sadarkan diri di dalam kabin dengan suara dengkuran berat dan luka sobek di bagian depan kepala akibat benturan keras.
Para saksi dan pihak manajemen pabrik segera mengevakuasi korban dan memanggil bantuan medis. Petugas Puskesmas Jetis yang tiba di lokasi menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Kota Mojokerto untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam pengembangan kasus, penyidik menghubungi keluarga korban. Istri dan anak Hariyanto mengungkapkan bahwa almarhum memiliki riwayat kesehatan yang perlu diperhatikan. Dalam seminggu terakhir, korban sering mengeluhkan sakit di area dada dan rutin mengonsumsi obat-obatan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber