
jatimnow.com – Mini Job Fair Surabaya Siap Kerjo yang dimulai hari ini menjadi berita pilihan pembaca pada Selasa, (15/9/2026). Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka 2.150 lowongan kerja dalam kegiatan ini. Berhasil mencetak rekor di Ultra-Trail du Mont-Blanc (UTMB) 2026 kategori CCC, Akhmad Nizar Bahelwan pemuda asal Kecamatan Mayang mendapat apresiasi dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Jember. Seorang wanita di Surabaya mengaku disekap oleh agency penyedia Asisten Rumah Tangga (ART) di Wilayah Gayungan, Kebonsari.
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka 2.150 lowongan kerja melalui Mini Job Fair Surabaya Siap Kerjo pada 16–17 September 2026. Pendaftaran bagi masyarakat yang berminat mengikuti rekrutmen tersebut dimulai secara online pada 16 September 2026, dengan peluang kerja yang tersedia terdiri atas 450 lowongan dalam negeri dan sekitar 1.700 peluang kerja luar negeri.
Berhasil mencetak rekor di Ultra-Trail du Mont-Blanc (UTMB) 2026 kategori CCC, Akhmad Nizar Bahelwan pemuda asal Kecamatan Mayang mendapat apresiasi dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Jember. Melalui juru bicara Fraksi PPP DPRD Jember, Ahmad Ibnu Baqir saat rapat Paripurna menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang setinggi-tingginya atas prestasi gemilang yang diraih oleh Akhmad Nizar Bahelwan.
Seorang wanita di Surabaya mengaku disekap oleh agency penyedia Asisten Rumah Tangga (ART) di Wilayah Gayungan, Kebonsari. Curhatan tersebut dibagikan oleh Ika Pujiarsih (25) dalam media sosial. Ika awalnya hanya mencari pekerjaan melalui media sosial. Ia berharap bisa segera bekerja untuk membantu perekonomiannya. Namun, langkah sederhana itu justru membawanya pada pengalaman yang membuatnya panik dan ketakutan.
URL : https://jatimnow.com/baca-87555-mini-job-fair-surabaya-rekor-utmb-dan-wanita-disekap
Sempat turun dalam perdagangan kemarin saat ini harga emas hanya mengalami kenaikan sedikit.
PMI Surabaya bersama tim gabungan mendampingi keluarga korban KM Virgo Transport 8 di Tanjung Perak lewat layanan pemulihan hubungan keluarga dan PFA.
Pantauan jatimnow.com di lokasi, aksi yang berlangsung di dalam lingkungan kampus ini diwarnai orasi, long march, hingga pembakaran sebagai simbol penolakan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber