
Surabaya (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo meraih Peringkat Pertama Jamsostek Award Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 untuk kategori Pemerintah Kabupaten atau Kota sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono kepada Bupati Sidoarjo Subandi di dampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo Arie Fianto Syofian dalam acara penganugerahan di Surabaya, Rabu.
“Perlindungan tersebut diharapkan mampu mencegah dampak sosial ekonomi yang lebih luas ketika pekerja mengalami risiko kecelakaan kerja maupun meninggal dunia,” kata Adhy.
Ia mengatakan, cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Jawa Timur saat ini masih berada pada kisaran 26,8 persen atau sekitar 5,6 juta pekerja dari total potensi 21 juta tenaga kerja.
Kondisi tersebut, lanjutnya, menunjukkan masih besarnya tantangan untuk memperluas perlindungan kepada pekerja sektor informal, seperti pelaku UMKM, petani, nelayan, pekerja konstruksi, dan pekerja mandiri lainnya.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo Arie Fianto Syofian menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang selama ini terus mendukung perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui berbagai program dan kebijakan yang menyasar pekerja rentan serta sektor informal.
“Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan menjadi faktor penting dalam meningkatkan cakupan perlindungan pekerja sekaligus mendukung percepatan terwujudnya Universal Coverage Jamsostek di Kabupaten Sidoarjo,” katanya.
Ia mengatakan, prestasi yang diraih Kabupaten Sidoarjo dalam Jamsostek Award 2026 semakin mempertegas posisi Kabupaten Sidoarjo sebagai salah satu daerah yang memiliki komitmen tinggi terhadap perlindungan pekerja.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber