
Surabaya (beritajatim.com) – Cabang olahraga (cabor) panjat tebing Surabaya mempercayakan 50 persen kuota keikutsertaan atlet pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur 2027 kepada wajah-wajah baru, Rabu (16/9/2026).
50 persen nama-nama baru ini akan dipadukan dengan 50 persen atlet lama yang sudah pernah bertanding di ajang Porprov sebelumnya.
Kombinasi seimbang antara atlet pemula dan atlet senior di ajang ini sekaligus membuktikan bahwa ekosistem panjat tebing di Kota Pahlawan kian kompetitif dan menjamur.
Pelatih Cabor Panjat Tebing Surabaya, R Widjang DR, mengungkapkan bahwa pemilihan para atlet baru tersebut tentu bukan tanpa alasan dan pertimbangan. Mereka telah disaring melalui alur seleksi yang ketat sekaligus pemantauan berbasis jalur prestasi.
“Atlet baru ini nanti bisa mendampingi senior-seniornya yang pernah bertanding kemarin. Ada beberapa seniornya yang kini masuk di Puslatda. Jadi persentasenya fifty-fifty (50-50),” kata Widjang.
Widjang turut menjelaskan, selain untuk memacu proses regenerasi atlet agar tetap berjalan dinamis, keputusan memberikan ruang bagi atlet baru berbaur dengan atlet lama juga bertujuan agar atlet baru bisa menyerap ilmu dari atlet-atlet yang sudah berpengalaman.
“Kalau kepada atlet-atlet baru harapannya itu mereka bisa mengejar dari kakak-kakaknya. Jadi paling tidak mereka bisa mengimbangi temannya yang mungkin seangkatan, yang masuk di pelatihan di Jakarta di Kemenpora,” paparnya.
Untuk sekarang ini, jumlah atlet yang sudah dipersiapkan oleh cabor panjat tebing Surabaya ada 25 atlet, yang terdiri dari atlet senior dan atlet baru.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber