JOMBANG, KOMPAS.com – Sebuah status WhatsApp menjadi salah satu jejak terakhir Gondam Prakoso (32), warga Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sebelum KM Virgo Transport 8 terbalik di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

Gondam merupakan anak buah kapal (ABK) KM Virgo Transport 8 yang bertugas sebagai Second Officer atau Mualim II. Hingga kini, keberadaannya belum diketahui setelah kapal yang melayani rute Surabaya-Banjarmasin tersebut terbalik dan tenggelam.

Ibu Gondam, Eni Setia Rahayu, mengatakan putranya sempat mengunggah status WhatsApp pada Sabtu (12/9/2026) malam, sebelum kapal berangkat dan mengalami kecelakaan pada Minggu dini hari.

Bagi keluarga, unggahan tersebut terasa tidak biasa. Sebab, Gondam disebut hampir tidak pernah mengunggah status di WhatsApp.

“Padahal anak saya itu tidak pernah upload status, sama sekali,” ungkap Eni, Rabu (16/9/2026), dilansir dari TribunJatim.

“Lawan badainya, lawanen dewe (lawan sendiri), wong pilot ngerti mendung ae milih rasido budal (pilot mengetahui mendung saja memilih tidak jadi berangkat), kok koe sangar men (kok kamu sangar banget),” tulis status tersebut.

Status itu kemudian menjadi salah satu kenangan terakhir Gondam yang diingat keluarganya sebelum kecelakaan KM Virgo Transport 8.

Beberapa jam setelah mengunggah status tersebut, situasi di atas KM Virgo Transport 8 mulai genting.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *