SIDOARJO Janji Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk desa-desa di Kabupaten Sidoarjo mulai masuk tahap realisasi. Pemkab Sidoarjo memastikan anggaran senilai Rp200 juta untuk masing-masing desa segera bisa diajukan dan diproses pencairannya.

BKK tersebut merupakan bagian dari program unggulan Bupati Sidoarjo Subandi yang telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Anggaran itu nantinya digunakan desa untuk mendukung pembangunan sesuai kebutuhan, namun tetap berfokus pada sektor yang telah ditentukan oleh Pemkab Sidoarjo.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Sidoarjo, M. Ainur Rahman, mengatakan bahwa BKK Rp200 juta per desa tersebut mencakup empat bidang, yakni kesehatan, pendidikan, infrastruktur, serta Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

“Tahun ini kita menganggarkan Rp200 juta. Ada empat hal, pertama tentang kesehatan, yang kedua tentang pendidikan, tentang infrastruktur, yang keempat tentang TPST3R [TPS3R],” kata Ainur saat dikonfirmasi usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Sidoarjo, Kamis (17/9/2026).

Menurutnya, dari empat sektor tersebut, petunjuk teknis (juknis) untuk tiga sektor telah selesai. Karena itu, proses pengajuan pencairan untuk desa sudah dapat mulai dilakukan.

Sementara satu sektor lainnya masih menunggu penyelesaian juknis. Ainur menyebut juknis tersebut masih dalam proses fasilitasi di Biro Hukum Provinsi Jawa Timur.

“Satu tinggal juknis untuk KTR ini masih proses fasilitasi di Biro Hukum Provinsi. Mudah-mudahan minggu ini selesai. Jadi ini sudah bisa diproses,” jelasnya.

Ainur menambahkan, untuk bidang pendidikan dan kesehatan, desa sudah dapat mengajukan pencairan. Sedangkan untuk bidang yang berkaitan dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), penetapan Surat Keputusan (SK) juga telah dilakukan sehingga proses administrasinya dapat dilanjutkan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *