JOMBANG, KOMPAS.com – Belasan tenda aksi milik Forum Rembug Masyarakat Jombang (FRMJ) berdiri kokoh di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, Jawa Timur, Jumat (18/9/2026).

Aksi pendudukan ruang publik yang berlangsung sejak Selasa (15/9/2026) ini dilakukan sebagai bentuk protes akibat tak kunjung ditemuinya massa aksi oleh pejabat Pemkab Jombang.

Pada awal aksi, hanya terdapat lima tenda. Namun jumlahnya kemudian bertambah hingga menjadi 11 tenda.

Koordinator FRMJ Joko Fattah Rochim mengungkapkan, massa aksi bersiap memperpanjang masa berkemah di depan Kantor Pemkab Jombang, hingga satu bulan jika empat tuntutan utama mereka tidak segera ditindaklanjuti.

“Kita bertahan sampai terselesaikan empat tuntutan. Kalau belum terselesaikan, satu bulan kita siap untuk berkemah di depan kantor Pemkab,” ujar pria yang akrab disapa Cak Fattah ini, Jumat.

Massa aksi mendesak agar Pemkab Jombang menghentikan operasional PT Jian You, serta mengevaluasi izin dan kejelasan akses jalan menuju perusahaan tersebut.

Pemkab Jombang diminta menertibkan PKL di area zona merah sekitar Alun-alun Jombang, yang berdampak pada keberadaan Sentra Wisata Kuliner (SWK).

“Kami menilai telah terjadi pembiaran. Ini tentu sangat merugikan bagi pedagang di Sentra Wisata Kuliner yang dulunya direlokasi dari alun-alun Jombang,” ujar Fattah.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *