Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) resmi mengumumkan pembukaan kembali kawasan wisata Gunung Bromo untuk kunjungan wisatawan.

Keputusan ini diambil setelah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda kawasan tersebut sejak 10 September 2026 lalu berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.

“Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi kondisi lapangan, kawasan wisata Gunung Bromo dinyatakan dapat dibuka kembali mulai Sabtu, 19 September 2026 pukul 00.01 WIB,” kata Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha melalui keterangan resminya, Jumat (18/9).

Proses pemadaman di kawasan konservasi tersebut sebelumnya melibatkan banyak pihak, mulai dari unsur Kementerian Kehutanan, Manggala Agni, BNPB, BPBD, TNI, Polri, hingga masyarakat sekitar dan relawan.

Upaya yang dilakukan mencakup pemadaman langsung, penyekatan, pembasahan, hingga patroli ketat di lokasi-lokasi terdampak yang masih memiliki potensi munculnya titik api baru.

“Upaya penanganan meliputi pemadaman, penyekatan, pembasahan, pemantauan, serta patroli dan pengawasan pada lokasi-lokasi yang terdampak dan memiliki potensi terjadinya kebakaran kembali,” ucapnya.

Setelah situasi terkendali, kata Rudijanta, aspek keberlanjutan ekonomi masyarakat dan pelaku jasa wisata menjadi salah satu pertimbangan utama BB TNBTS untuk kembali membuka akses wisata Bromo.

Meski telah dibuka, BB TNBTS memberlakukan sejumlah syarat ketat bagi para wisatawan maupun pelaku jasa wisata sebagai mitigasi mencegah terulangnya karhutla.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *