Penulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2022. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
KEDIRI – Pertandingan sengit Derby Jawa Timur antara Arema FC dan Persik Kediri berakhir imbang tanpa pemenang. Dalam laga pekan ke 3 BRI Super League musim 2026/2027 yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat, (18/09/2026) skor berakhir imbang 1-1.
Persik Kediri membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan 6 menit. Memanfaatkan bola rebound, Zannadin Faris muncul dari depan kotak penalti dan melepaskan tembakan kencang. Bola melaju lurus tanpa halangan menembus gawang Arema FC. Skor 1-0 untuk keunggulan Persik Kediri.
Selepas gol itu, tuan rumah berusaha mengejar. Namun dominasi kuat di Persik Kediri di sektor tengah membuat Arema kesusahan. Di menit 30, tuan rumah mendapatkan hadiah penalti. Aksi Jun Heong Park di area kotak penalti, dianggap pelanggaran oleh wasit.
Titik putih pun ditunjuk. Raianderson Da Costa Morais yang maju sebagai eksekutor membuat pendukung tuan rumah bersorak. Pemain yang akrab disapa Careca itu berhasil menyamakan skor menjadi 1-1.
Selama sisa pertandingan, kedua tim berusaha untuk saling menguasai permainan dan mencetak gol. Sayangnya sampai peluit akhir berbunyi kedudukan tetap 1-1.
Pelatih Persik Kediri Marcos Reina mengungkapkan hasil seri ini, tetap menjadi poin penting bagi klub berjuluk Macan Putih tersebut.
“Pada satu sisi kami kecewa karena kami ingin membawa kemenangan ke Kediri. Kami kebobolan dan mendapatkan 1 poin. Tapi 1 poin itu tetap baik,” ungkapnya seusai laga.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber