“Jangan sampai kita hanya bergerak ketika kekeringan sudah terjadi. Kita harus membangun kesiapsiagaan, memetakan sumber-sumber air, menjaga sumber yang sudah ada, dan menyiapkan langkah-langkah agar masyarakat memiliki ketahanan air yang lebih baik,” katanya.

Ia mengajak masyarakat menjaga lingkungan, kawasan resapan, dan sumber air sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan air di Jawa Timur.

“Menjaga sumber air hari ini adalah bagian dari menjaga kehidupan kita di masa yang akan datang. Karena itu, mari bersama-sama menjaga lingkungan, kawasan resapan, sumber-sumber air, dan menggunakan air secara bijak,” katanya.

Di tengah berbagai upaya tersebut, Khofifah bersama Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra dan ratusan masyarakat mengikuti Sholat Istisqa dan doa bersama di halaman Pendopo Kabupaten Mojokerto, Jumat (18/9).

Khofifah mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar batin setelah berbagai langkah teknis dilakukan pemerintah.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *