PAMEKASAN — Kabar duka menyelimuti keluarga besar Madura United FC. Mbah Hosen, salah seorang suporter paling ikonik dan dikenal sebagai pendukung setia Laskar Sape Kerrab, meninggal dunia pada Sabtu (19/9).

Pertandingan Madura United kontra PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (18/9) malam, menjadi penampilan terakhir Mbah Hosen dari tribun.

Sehari sebelum kepergiannya, Mbah Hosen masih menunjukkan kecintaannya kepada Madura United. Dia hadir langsung di stadion dan memberikan dukungan dengan penuh semangat dari tribun barat.

Namun, kondisi kesehatannya tiba-tiba menurun saat pertandingan berlangsung. Mbah Hosen kemudian dievakuasi dari tribun untuk mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan terdekat.

Takdir ternyata membuat laga tersebut menjadi pertandingan terakhir yang disaksikannya secara langsung.

Kehadiran Mbah Hosen selama ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari atmosfer pertandingan Madura United. Sosoknya dikenal hampir selalu hadir di stadion dengan mengenakan atribut baju tradisional Madura, pesa’an.

Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, turut menyampaikan rasa kehilangan atas kepergian suporter legendaris tersebut. Menurut dia, Mbah Hosen memberikan teladan bahwa kecintaan kepada sebuah klub tidak mengenal batas usia.

“Beliau mengajari kami satu hal, mencintai tim bukan soal usia. Beliau suporter tertua kami, setia sejak Madura United baru ada,” ujar Achsanul Qosasi selepas melayat.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *