
Jember, Jawa Timur (ANTARA) – Bupati Jember Muhammad Fawait menyebut bahwa produk cerutu Kabupaten Jember, Jawa Timur dapat menembus sebanyak 45 negara, sehingga pihaknya ingin mengukuhkan diri sebagai daerah pengisi pasar ekspor cerutu terbesar di Indonesia.
“Produk kami sudah menembus hampir 45 negara, termasuk pengiriman terbaru ke Amerika Serikat, Timur Tengah, Eropa seperti Yunani dan Jerman hingga Tiongkok serta kawasan ASEAN,” katanya saat meninjau PT Boss Image Nusantara (BIN Cigar) yang merupakan salah satu produsen cerutu terbesar di Jember, Sabtu.
Menurut dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus menggenjot hilirisasi komoditas tembakau lokal untuk meningkatkan nilai tambah serta daya saing ekspor kawasan.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu mengatakan bahwa Jember kini menaungi sedikitnya enam pabrikan cerutu. Dari total produksi yang dihasilkan, sekitar 90 persen di antaranya difokuskan untuk pasar luar negeri.
Selain ekspor reguler, lanjut dia, produk cerutu asal Jember juga telah memasok toko bebas bea di sekitar 10 negara, sehingga pencapaian itu membuktikan bahwa hilirisasi tembakau di Jember berhasil mengubah komoditas mentah menjadi produk bernilai jual tinggi.
Di samping mendorong percepatan industri hilir, Pemkab Jember memberikan perhatian khusus pada kesejahteraan para petani tembakau karena pemerintah daerah telah menyalurkan jaminan kesehatan, jaminan sosial ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan), serta berencana memberikan bantuan sarana pendukung pertanian.
“Selain sektor tembakau dan cerutu, Jember juga mengandalkan pelbagai komoditas penyumbang devisa lainnya, seperti kopi, edamame, cokelat, serta beragam produk kerajinan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Ia mengatakan Pemkab Jember bertekad untuk terus mendampingi serta memfasilitasi ekspansi pasar bagi seluruh komoditas unggulan tersebut.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber