/data/photo/2026/09/22/6ab285d36b63d.jpg)
MADIUN, KOMPAS.com – Seorang petani di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, tewas setelah tersengat jebakan tikus beraliran listrik di area persawahan, Selasa (22/9/2026). Kejadian serupa juga terjadi sepekan sebelumnya di wilayah lain di Kabupaten Madiun.
Petani yang tewas kali ini bernama Djoyo Sardi (79), warga Desa Tiron, Kecamatan Madiun. Ia ditemukan tewas di pematang sawah setelah tersengat aliran listrik dari kawat jebakan tikus.
Kapolsek Nglames AKP Agustinus Dwi Tjahjono menyatakan, jasad Djoyo ditemukan dalam posisi tengkurap di pematang sawah.
“Saat ditemukan jasad korban yang sudah meninggal dunia menindih kawat yang masih dialiri listrik,” ujar Agus.
Menurut Agus, kejadian itu bermula saat seorang petani setempat melihat korban tergeletak di pematang sawah. Petani tersebut kemudian memberitahukan kejadian itu kepada warga lainnya.
Mengetahui hal tersebut, pemilik sawah berinisial AP langsung datang ke lokasi untuk mematikan aliran listrik pada jebakan tikus tersebut.
Agus menduga korban tersengat listrik saat menyentuh kawat beraliran listrik yang digunakan sebagai jebakan tikus. Pasalnya, hasil pemeriksaan terhadap tubuh korban menunjukkan adanya luka bekas sengatan listrik pada bagian bawah pusar.
“Kami tidak tidak menemukan tanda-tanda kekerasan dan penganiayaan pada tubuh korban. Jadi korban diduga meninggal karena tersengat aliran lisrik,” kata Agus.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber