
Malang (beritajatim.com) – Semarak budaya mewarnai Perayaan Festival Kue Bulan yang dihelat oleh Yayasan Sosial Hakka Kota Malang, Rabu (23/9/2026).
Ratusan tamu undangan memadati Gedung Sekretariat Hakka di Jalan Kalimantan Nomor 15, Kota Malang, guna menyaksikan rangkaian acara tahunan tersebut.
Salah satu perhatian hadirin tertuju pada sajian artistik berupa Traditional Chinese Oriental Dance yang dibawakan secara anggun. Gerakan khas berpadu busana oriental yang memikat sukses memukau penonton, menghidupkan filosofi rasa syukur di balik perayaan pertengahan musim gugur tersebut.
Pertunjukan memikat ini merupakan tampilan Team Chinese Dance Hakka, salah satu divisi kesenian di bawah naungan Yayasan Sosial Hakka Kota Malang. Divisi tari ini dibentuk langsung oleh Ketua Hakka, Sutanto Harsono (Ye Zhen Xin), serta dinakhodai oleh Teddy Wu yang juga dikenal luas sebagai Founder Athena Flame Entertainment. Di samping itu, Regi Wu selaku figur pendiri turut aktif mendukung pengembangan tim seni pertunjukan tersebut.
Teddy Wu mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas kesempatan membawa timnya berkontribusi secara langsung di panggung perayaan Hakka.
Menurutnya, wadah organisasi ini memberikan ruang belajar sekaligus sarana pelestarian nilai-nilai luhur bagi generasi muda melalui karya seni.
”Banyak hal yang bisa dipelajari dan diteladani di dalam Yayasan Organisasi Hakka ini. Dari bertemu dan mengenal berbagai senior serta tokoh penting yang luar biasa dan berintegritas tinggi, hingga bisa berkolaborasi dengan kompak bersama-sama dalam bentuk seni adalah salah satu kepuasan dan kebanggaan yang tidak bisa diukur dengan materi,” ujar Teddy Wu, Kamis (24/9/2026).
Kekayaan edukasi budaya dalam perayaan ini juga lengkap lewat keterlibatan Tim Confucius Institute dari Universitas Negeri Malang (UM). Melalui paparan yang lugas, mereka memaparkan napak tilas sejarah Mid Autumn Festival atau tradisi Kue Bulan, mulai dari nilai historis hingga makna simbolis keutuhan keluarga.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber