
SURABAYA (Kabarjawatimur) – Upaya meramaikan Sentra Wisata Kuliner (SWK) di Kota Surabaya membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah dan para pedagang, tetapi juga
SURABAYA,(kabarjawatimur.com) – Tindakan tegas terukur dengan tembakan dilakukan anggota Reskrim Polsek Sukolilo Surabaya terhadap dua pelaku pencurian motor (curanmor).
Meski membawa jimat dalam tas, mereka tetap tertangkap dan bahkan peluru juga masih dapat menembus para korban.
Petugas terpaksa hadiahi timah panas pada dua pelaku karena mengeluarkan senjata celurit saat penangkapan. Tindakan tegas terukur mengenai pinggul.
Tersangkanya, MZ (34) asal Dusun Naroan Barat, Kec. Burneh dan MS (35) asal DSN. Arok Kel. Arok, Burneh Bangkalan. MZ berperan sebagai eksekutor yang melakukan aksi curanmor dan menjual hasil curanmor dan MS sebagai joki.
Diwilayah Sukolilo, keduanya mencuri didepan kost gebang Wetan Sukolilo, Surabaya pada Senin , 21 September 2026, dan di Jalan Lebak Permai 3 Surabaya pada Jum’at , 9 September 2026.
Kasihumas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto menjelaskan, para tersangka melakukan mobiling di wilayah hukum Polrestabes Surabaya untuk mencari sasaran sepeda motor yang lengah dalam pengawasan dan kurangnya pengaman terutama di area kost.
Setelah para pelaku mendapatkan target sepeda motor, mereka berbagi peran, ada yang sebagai eksekutor dan yang berperan sebagai joki dan mengawasi situasi.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber