Surabaya (beritajatim.com) — Mojokerto tidak hanya menawarkan wisata alam dan jalur pendakian. Kawasan pegunungan di daerah ini juga memiliki sejumlah trek yang dapat menjadi pilihan bagi pencinta olahraga trail run, termasuk bagi pemula yang ingin mencoba berlari di jalur alam.

Trail run berbeda dengan lari di jalan aspal. Medan yang dilalui umumnya berupa tanah, bebatuan, jalur menanjak, hingga turunan dengan karakter yang lebih beragam. Karena itu, pemilihan lokasi menjadi salah satu hal penting, terutama bagi pelari yang baru mulai mengenal olahraga ini.

Di Mojokerto dan sekitarnya, terdapat sejumlah bukit dan gunung dengan ketinggian sekitar 900 hingga 1.400 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang bisa masuk daftar eksplorasi.

Puthuk Gragal menjadi salah satu pilihan untuk mengenal sensasi berlari di kawasan pegunungan Mojokerto. Dengan ketinggian sekitar 1.480 mdpl, trek menuju puncaknya menawarkan suasana alam yang berbeda dibandingkan rute lari perkotaan.

Lokasi ini dapat menjadi pilihan bagi pelari yang ingin mengombinasikan olahraga dengan aktivitas menikmati panorama alam. Sebelum berangkat, pelari pemula tetap perlu memperhatikan kondisi jalur dan cuaca.

Berikutnya ada Bukit Cendono dengan ketinggian sekitar 1.131 mdpl. Bukit ini bisa menjadi alternatif bagi pemula yang ingin mencoba trail run dengan tujuan eksplorasi jalur perbukitan.

Ketinggian yang tidak mencapai 1.500 mdpl membuat Cendono dapat dimasukkan dalam daftar lokasi yang ingin dijajal pelari pemula. Namun, kemampuan fisik dan kondisi trek tetap perlu menjadi pertimbangan sebelum menentukan jarak serta intensitas lari.

3. Bukit Watu Jengger – 1.100 mdpl

Nama Bukit Watu Jengger juga cukup dikenal dalam daftar destinasi perbukitan di Mojokerto. Berada di ketinggian sekitar 1.100 mdpl, kawasan ini menawarkan pengalaman beraktivitas di jalur alam.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *