
“Syukur, alhamdulillah atas ridho Allah SWT dan kerja keras panitia serta dukung semua pihak pelaksanaan MTQ ke XXXII Tahun 2026 berjalan dengan sangat baik, tertib dan kondusif,” ucap Bupati Kholilurahman, pada sambutan penutupan kegiatan tersebut.
Sukses ini juga antusias dan semangat masyarakat untuk memuliakan Al-Quran di Bumi Gerbang Salam masih sangat kuat. Terbukti penampilan cabang Syarhil Quran dan kombinasi tiga peserta menyampaikan dakwah mengangkat isu-isu aktual yang dikaitkan dengan Al-Quran dinilai sangat cerdas, kontekstual dan menyentuh.
“Mereka mampu menjelaskan fenomena zaman dengan ayat-ayat Al-Quran secara apik. Ini bukti bahwa Al-Quran selalu relevan. Kualitas itu bisa dipertahankan hingga ke level Jawa Timur. Nantinya, mereka bisa membawa juara satu untuk Pamekasan,” ucapnya.
Bupati mengingatkan, MTQ ke XXXII Pamekasan Tahun 2026, bukan hanya soal juara akan tetap substansi dari tema besar MTQ tahun ini, yaitu menjadikan MTQ sebagai momentum membumikan Al-Quran dan mencetak generasi yang Qurani.
Menurut Bupati, membumikan Al-Quran memiliki arti yang jauh lebih luas daripada sekadar melantunkan bacaan dengan nada indah. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus mewujud dalam sikap dan perilaku sehari-hari di tengah masyarakat.
“Kejujuran harus menjadi budaya bersama, kesantunan menjadi kebiasaan, kepedulian sosial menjadi karakter, dan rasa tanggung jawab harus menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Dengan begitu, generasi muda tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kokoh secara moral dan spiritual.
Bupati juga berpesan agar masyarakat tidak alergi terhadap perubahan zaman. Zaman akan terus bergerak, namun dengan bekal Al-Quran, masyarakat Pamekasan diharapkan mampu menyaring dan mengarahkan perubahan tersebut ke arah yang positif.
MTQ ke XXXII ini melombakan 7 (tujuh) cabang, sejak Tanggal 22- 24 September 2026, dari peserta anak-anak, remaja dan dewan serta peserta kebutuhan khusus.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber