Banyuwangi, VIVA Mindset –Seorang nasabah kredit dari lembaga pembiayaan Federal International Finance (FIF) Banyuwangi terpaksa kehilangan motor kesayangan setelah dihadang petugas penagihan lapangan yang diduga anggota dari Mata Elang (Matel).

Nadila Ayu Lestari dengan terbata – bata mengisahkan pengalaman yang dialaminya saat diduga dihadang anggota Matel di depan kantor FIF Banyuwangi. Senin, 7 September 2026.

Peristiwa 3 pekan sebelumnya tersebut membuat warga Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini mengalami trauma mendalam.

Saat itu, ibu muda ini sedang mengendarai motor seorang diri dari kawasan Muncar dan berencana pulang menuju rumahnya di Desa Bangsring.

Namun saat tiba di depan Kantor FIF Banyuwangi, Nadila dihentikan laju motornya oleh 4 orang tidak dikenal.

“Mereka bilang angsuran motornya sudah menunggak dan harus membawa surat dari FIF untuk diberikan pada suami saya (Habibullah),” ujar korban dugaan penghadangan Matel, Nadila Ayu Lestari.

Korban yang merasa terintimidasi tersebut akhirnya mengikuti 4 orang yang tidak dikenal itu untuk memasuki areal perkantoran FIF Banyuwangi yang ada seberang jalan dari lokasi penghadangan.

“Saat di dalam kantor FIF, kunci motor dan STNK dimintai oleh mereka dengan dalih mau di foto copy, ya saya percaya saja dan langsung saya kasihkan,” tutur Nadila pada VIVA News.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *