:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/ilustrasi-kekeringan-ilustrasi-air-bersih-Warga-Wungu-Madiun-Winarni-mendapatkan-bantuan-air-bersih.jpg)
TRIBUNMADURA.COM, MADIUN – Sudah sekitar satu bulan warga RT 5 dan RT 6 Kelurahan Wungu, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menghadapi persoalan air bersih.
Pasokan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang mereka andalkan hanya mengalir sekitar empat jam, tepat ketika sebagian besar warga seharusnya beristirahat.
Pantauan Tribun Madura Network di lokasi, setidaknya ada dua RT yang terdampak, yakni RT 5 dan RT 6 Kelurahan Wungu.
Seorang warga setempat, Winarni (48), mengatakan, air dari PDAM saat ini hanya mengalir pada tengah malam hingga dini hari.
Air biasanya mulai mengalir sekitar pukul 00.00 WIB dan kembali mati pada pukul 04.00 WIB.
“Kalau di sini sekitar jam 12 malam (00.00 WIB) baru menyala. Waktunya orang tidur kok baru menyala,” ujar Winarni, Jumat (2/10/2026).
Ia mengaku harus terjaga hingga persediaan air di rumahnya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Ya itu, enggak tidur. Tidurnya nanti kalau sudah penuh baru tidur. Paling tidak, 02.30 WIB baru tidur. Karena airnya jam 12 (00.00 WIB) hidup, mati jam 04.00 WIB,” katanya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber