Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) terus menata kawasan wisata Gunung Kelud, termasuk menyiapkan fasilitas kuliner di area puncak.

Selain pembangunan jalan menuju area parkir puncak, Disparbud Kabupaten Kediri juga menyiapkan food court sebagai salah satu amenitas pendukung aktivitas wisatawan.

Kepala Disparbud Kabupaten Kediri Mustika Prayitno Adi mengatakan, pihaknya masih menyusun skema pengelolaan food court dengan melibatkan para pedagang yang telah beraktivitas di kawasan tersebut.

Mustika menyebut terdapat beberapa alternatif skema yang sedang dikaji. Salah satu opsi yang paling memungkinkan adalah pengelolaan secara kolektif melalui paguyuban atau koperasi.

“Mungkin secara paguyuban, bukan perorangan yang mengelola. Rencananya demikian. Jadi tidak perorangan tapi paguyuban, mungkin koperasi,” kata Mustika.

Menurutnya, model tersebut diharapkan membuat manfaat keberadaan food court tidak hanya dinikmati oleh pihak tertentu.

Para pedagang nantinya dapat membahas mekanisme pengelolaan bersama, termasuk kemungkinan sistem patungan, pembagian hasil, hingga pembagian jadwal untuk menjaga lapak.

Paguyuban pedagang yang sudah terbentuk dinilai menjadi salah satu pihak yang paling memungkinkan untuk dilibatkan dalam pengelolaan fasilitas tersebut.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *