SURABAYA(Kabarjawatimur) – Jalur formal yang tak kunjung mendapat respons membuat pedagang Pasar Buah Tanjungsari persil 77 memilih cara lain untuk menyampaikan aspirasi. Sebuah baliho

SURABAYA – Memasuki masa penjaringan aspirasi masyarakat, Anggota DPRD Kota Surabaya Sukadar, SH, menggelar reses di wilayah RW 14 Simo Gunung Kramat, Kelurahan Putat

SURABAYA (Kabarjawatimur) – Persoalan ketidaksesuaian data desil kembali menjadi sorotan dalam penjaringan aspirasi masyarakat. Anggota DPRD Surabaya dari Fraksi PKS, Cahyo Siswo Utomo, menerima keluhan warga saat menggelar reses di DTC Wonokromo, Kamis (1/10/2026).

Reses tersebut dihadiri ratusan Kader Surabaya Hebat (KSH) dari wilayah Kecamatan Wonokromo. Persoalan desil menjadi salah satu aspirasi yang banyak disampaikan masyarakat.

“Tentu aspirasi ini kita akan cari solusi, dan saya tetap berikhtiar agar apa yang menjadi aspirasi warga tersampaikan ke Pemkot Surabaya,” ujar Cahyo.

Dari jumlah tersebut, proses pemutakhiran data masih berlangsung. Cahyo menyebut sebanyak 1.845 warga mengalami penurunan desil, 345 warga mengalami kenaikan desil, sedangkan 1.093 warga tetap berada pada desil sebelumnya.

“Ini masih ada proses pemutakhiran. Karena itu, desil ini tetap perlu kita pantau. Apabila tidak sesuai, kita dorong untuk kemudian diajukan agar disesuaikan,” jelasnya.

Menurut Cahyo, data yang tercatat dalam sistem harus diuji dengan kondisi faktual masyarakat di lapangan. Karena itu, ia mendukung adanya verifikasi langsung yang melibatkan kelurahan, RT, RW, KSH, hingga masyarakat.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *