TRIBUNMADURA.COM, JOMBANG – Di balik penandatanganan kontrak 4.010 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Jombang, Jawa Timur, terdapat belasan pegawai yang memilih tidak melanjutkan pekerjaannya.

Sebanyak 16 orang memutuskan tidak memperpanjang kontrak untuk tahun 2026 dengan alasan yang berbeda-beda.

Dari 4.029 PPPK Paruh Waktu yang sebelumnya terdata, sebanyak 16 orang memutuskan tidak memperpanjang kontrak. 

Alasannya beragam, mulai memilih mengembangkan usaha yang dinilai lebih menjanjikan, fokus mengurus keluarga, hingga pindah domisili ke luar Kabupaten Jombang.

Dengan demikian, sebanyak 4.010 PPPK Paruh Waktu resmi memperpanjang kontrak kerja untuk 2026.

Penandatanganan kontrak dilakukan di Lapangan Pemerintah Kabupaten Jombang, Kamis (1/10/2026) kemarin.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jombang, Anwar, membenarkan adanya pegawai yang memilih tidak melanjutkan kontrak.

“Sisanya 4.010 yang menandatangani perpanjangan kontrak. Ada yang tidak memperpanjang karena usaha yang lebih baik, ada yang ingin fokus ke keluarga, ada yang pindah domisili di luar Jombang,” ucap Anwar saat dikonfirmasi terpisah Tribun Madura Network, Jumat (2/10/2026). 

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *