Surabaya (beritajatim.com) – Berawal dari keisengan mencari kesibukan di rumah hingga menghidupkan kembali nostalgia resep keluarga, Tisyani Feidiaty, warga asal Surabaya, berhasil mengembangkan usaha kuliner bernama Dapurpesanan.

Usaha yang berfokus pada aneka kreasi kue dan pastry tersebut kini mencuri perhatian pencinta kuliner di Kota Surabaya melalui beragam sajian berkualitas.

Perjalanan Tisyani di dunia usaha kuliner sebenarnya dimulai sejak 1999, ketika ia masih duduk di semester tiga bangku kuliah. Kala itu, ia melihat peluang dengan menjual kue kering atau cookies secara musiman.

“Dulu almarhumah Mama sudah punya usaha kue basah skala UMKM. Karena merasa tidak mungkin bersaing dengan Mama sendiri, akhirnya saya memutuskan bikin cookies yang memang Mama tidak bikin,” kenang Tisyani, Sabtu (3/10/2026).

Usaha tersebut kemudian berjalan secara berkala hingga Tisyani memutuskan untuk lebih serius mengembangkan bisnis kulinernya secara profesional. Keputusan itu diambil sekitar enam bulan setelah ia mengundurkan diri dari pekerjaan utamanya pada 2018.

Seiring bertambahnya pesanan, termasuk dalam jumlah besar, Tisyani mulai merekrut tim dapur. Langkah tersebut dilakukan agar operasional Dapurpesanan dapat berjalan secara optimal sekaligus tetap seimbang dengan urusan keluarga.

Salah satu produk yang menjadi best seller Dapurpesanan adalah Macaroni Schootel. Produk ini memiliki cerita unik karena resepnya justru lahir dari sebuah ketidaksengajaan di dapur rumah Tisyani.

Ketika stok spageti habis dan hanya tersedia makaroni, Tisyani mencoba memadukannya dengan saus bolognaise yang menjadi kesukaan sang anak. Ia kemudian menambahkan saus bechamel di bagian atas untuk melengkapi hidangan tersebut.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *