:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/akses-yang-harus-ditempuh-menggunakan-motor-dan-berjalan-kaki.jpg)
SURYA.co.id, JEMBER – Keterbatasan fisik tak menghalangi dua nenek di pelosok Kabupaten Jember, Jawa Timur, untuk menjalani kehidupan bersama.
Mbah Misti (75) yang merupakan tunanetra dan saudaranya, Buya, seorang tunarungu, tinggal berdua di sebuah rumah sederhana di atas gumuk Dusun Gujuran Timur, Desa Sucopangepok, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Buya menjadi mata bagi Misti, sementara kepekaan Misti membantu mengisi kesunyian dunia Buya.
Kisah keduanya diketahui saat Bupati Jember Muhammad Fawait bersama tim kesehatan melakukan kunjungan homecare ke wilayah kerja Puskesmas Jelbuk, Minggu (4/10/2026) sore.
Bupati dan rombongan harus menggunakan sepeda motor sebelum melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju rumah warga yang hendak mendapatkan pemeriksaan kesehatan.
Rumah Mbah Misti berada di Dusun Gujuran Timur RT 1 RW 10, Desa Sucopangepok, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program homecare Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang menyasar warga lansia maupun warga sakit yang kesulitan mengakses layanan kesehatan secara mandiri.
Setelah mengunjungi rumah Mbah Misti dan Buya, rombongan melanjutkan perjalanan menuju rumah Mbah Bebun (86).
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber