
SURABAYA(Kabarjawatimur) – Jalur formal yang tak kunjung mendapat respons membuat pedagang Pasar Buah Tanjungsari persil 77 memilih cara lain untuk menyampaikan aspirasi. Sebuah baliho
SURABAYA (Kabarjawatimur) – Rencana PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperlebar akses keluar di kawasan Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, mulai memunculkan kekhawatiran di kalangan
SURABAYA,(Kabarjawatimur.com)- Modus kejahatan dengan memanfaatkan perkenalan melalui perempuan kembali terjadi di Kota Surabaya. Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di kawasan Jalan Raya Simogunung, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan lima orang terduga pelaku, masing-masing berinisial IN (21) asal Pakal Barat Lapangan, EW (26), asal Simo Gunung, RA (23), asal Kembang Kuning, FI (26), asal Banyu Urip Kidul dan AA (21) asal Wonosari Kidul. Sementara korban diketahui berinisial MAP.
Kapolsek Sukomanunggal Kompol M. Akhiyar menjelaskan, aksi tersebut diduga dilakukan dengan modus yang cukup rapi. IN, seorang perempuan, terlebih dahulu berkenalan secara acak dengan pria melalui komunikasi pribadi. Setelah terjalin komunikasi, korban kemudian diajak bertemu layaknya seseorang yang hendak menemui pacar atau teman dekat.
“Korban yang tidak menaruh curiga kemudian datang ke lokasi pertemuan. Namun, tanpa disadari korban, pertemuan tersebut ternyata telah menjadi bagian dari skenario komplotan untuk merampas sepeda motor,” kata Kompol M. Akhiyar, Senin (5/10/2026).
Saat korban menuju lokasi yang telah disepakati, tiga pelaku lainnya, yakni EW, RA dan FI, diduga membuntuti korban.
Ketika situasi dianggap memungkinkan, ketiga pelaku kemudian melakukan aksi kekerasan. Korban ditendang hingga terjatuh. Dalam kondisi tersebut, para pelaku kemudian merampas sepeda motor milik korban dan melarikan diri.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber