Serikat pekerja mengungkap potensi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terjadi di Provinsi Jawa Timur akibat dampak kenaikan harga gas industri, bahan baku, hingga dampak kondisi ekonomi global.

Jazuli Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jawa Timur mengatakan, industri tekstil, garmen, sepatu, hingga kayu merupakan sektor yang paling rentan terdampak PHK akibat dampak harga komoditas global tersebut.

Berdasarkan hasil pemetaan serikat pekerja, potensi PHK di Jawa Timur diperkirakan tembus 50 ribu pekerja. Angka tersebut merupakan pekerja yang terancam kehilangan pekerjaan.

“Kalau kisaran 5 persen sampai 10 persen mungkin akan terjadi PHK besar ya. Bisa mencapai 50.000-an ke atas,” kata Jazuli saat dikonfirmasi, Senin (5/10/2026).

Meskipun potensi PHK banyak dipengaruhi oleh faktor global, Jazuli mendesak pemerintah provinsi supaya memperkuat Satgas Pencegahan PHK.

PT RADIO FISKARIA JAYA SUARA SURABAYA, Suara Surabaya Media www.suarasurabaya.net adalah portal berita yang berdiri sejak tahun 1999, bagian dari Suara Surabaya Media yang lahir sejak 11 Juni 1983

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *