Kota Malang, blok-a.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyiapkan retreat bagi seluruh kepala sekolah SD dan SMP di Kota Malang. Rencana tersebut disiapkan setelah munculnya berbagai persoalan di lingkungan pendidikan, termasuk dugaan kekerasan terhadap siswa di SMPN 18 Malang yang melibatkan mantan kepala sekolah.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, retreat tersebut akan menjadi momentum untuk mengevaluasi dan melakukan introspeksi terhadap berbagai kejadian yang terjadi di lingkungan pendidikan Kota Malang.

“Sudah kita susun. Nanti kita tinggal tentukan waktunya. Kita ingin ada evaluasi, introspeksi kejadian-kejadian kemarin, agar menjadi pembelajaran dan tentunya nanti yang terbaik ke depan,” ujar Wahyu, Senin (5/10/2026).

Menurut Wahyu, kegiatan tersebut akan diikuti seluruh kepala sekolah SD dan SMP di Kota Malang. Namun, pelaksanaannya masih harus dipersiapkan secara matang, mulai dari anggaran, lokasi hingga waktu pelaksanaan.

“Belum, nanti kita lihat, kita atur, karena harus kita siapkan anggaran, tempat, dan waktunya. Jangan sampai juga mengganggu pembelajaran yang ada di sekolah-sekolah,” ungkapnya.

Wahyu menegaskan, retreat tersebut hanya diperuntukkan bagi kepala sekolah di wilayah Kota Malang, bukan kepala sekolah se-Malang Raya.

Evaluasi yang diberikan nantinya juga tidak hanya berkaitan dengan administrasi sekolah. Para kepala sekolah akan kembali mendapat penekanan mengenai cara menangani siswa serta tanggung jawab dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.

Ia berharap berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekolah dapat menjadi pembelajaran bersama bagi para kepala sekolah. Dengan begitu, mereka diharapkan lebih siap dalam menangani berbagai persoalan sekaligus memberikan pelayanan pendidikan yang baik kepada masyarakat.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *