SURABAYA(Kabarjawatimur) – Jalur formal yang tak kunjung mendapat respons membuat pedagang Pasar Buah Tanjungsari persil 77 memilih cara lain untuk menyampaikan aspirasi. Sebuah baliho

SURABAYA — Anggota Komisi A DPRD Surabaya sekaligus Ketua Fraksi PKS, Cahyo Siswo Utomo, menyoroti belum meratanya pemahaman generasi muda terhadap program dan dukungan

SURABAYA,(Kabarjawatimur.com)– Ledakan keras mengguncang sebuah restoran nasi tempong di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Jalan Kalisari Utara, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Selasa (6/10/2026) pagi. Lima orang menjadi korban dalam insiden ledakan restoran Surabaya tersebut.

Kelima korban terdiri dari empat laki-laki dan satu perempuan. Setelah kejadian, seluruh korban langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Haji Sukolilo.

Ledakan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB saat aktivitas di restoran mulai berlangsung. Dugaan sementara, insiden dipicu kebocoran gas LPG 50 kilogram yang berada di area dapur restoran.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan mengatakan, sebelum ledakan terjadi, seorang koki sempat mencium bau gas ketika sedang memasak.

“Ketika koki sedang masak, memang sempat mencium bau gas. Kemudian dalam sekejap terjadi semacam ledakan,” ujar Lutfhie saat berada di lokasi.

Empat korban laki-laki dan satu korban perempuan kemudian dibawa ke RSUD Haji Sukolilo untuk mendapatkan penanganan medis.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *