Jember, Investigasi.news – Sebanyak 200 peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan guru tingkat TK, SD, serta SMP di Kabupaten Jember mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Kinerja dan Beban Kerja. Rabu(7/8)

Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Timur, Prayogo, bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta Dinas Pendidikan Kabupaten Jember yang diwakili oleh Tulus Wijayanto.

Dalam penyampaiannya, Tulus Wijayanto menekankan bahwa jumlah tenaga pendidik yang besar di Jember merupakan sebuah kekuatan sekaligus tantangan.

Banyaknya guru dan tenaga kependidikan harus diiringi dengan pengelolaan kinerja yang baik agar setiap aparatur dapat menjalankan tugas sesuai tanggung jawabnya. Dengan demikian, keberadaan ASN di bidang pendidikan benar-benar memberikan kontribusi terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan.

Sementara itu, guru memiliki tugas utama dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran, melakukan penilaian, membimbing peserta didik, serta menjalankan tugas tambahan sesuai ketentuan.

“Pengelolaan beban kerja yang baik diharapkan dapat membantu guru menjalankan berbagai tanggung jawab tersebut secara lebih terarah.” Ujarnya.

Kebijakan nasional mengenai pengelolaan kinerja kepala sekolah sendiri menempatkan kinerja sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pembelajaran dan tata kelola satuan pendidikan, bukan sekadar pemenuhan administrasi.

Hal tersebut menjadi penting karena kepala sekolah dan guru merupakan dua unsur yang bersentuhan langsung dengan proses pendidikan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *