Kata-kata seorang pemimpin kadang bagai screensaver di layar komputer. Permai dipermukaan. Harus menyelam untuk melihat apakah keindahan itu adalah fakta, hanya kedipan, atau bahkan bualan belaka.

*****
Adalah Jennifer Aaker yang melakukan percobaan ini. Profesor di Universitas Stanford itu meminta para mahasiswa bikin presentase. Materi singkat saja. Harus mengandung data dan cerita. Para mahasiswa maju ke depan kelas.

Dan inilah hasilnya. Para mahasiswa itu lebih mengingat cerita ketimbang data. Daya ingat terhadap cerita sekitar 22 kali lipat ketimbang data. Dari semua mahasiswa, 63 persen mengingat cerita bahkan hingga rinci. Dan, hanya 5 persen yang mengingat bilangan pada barisan data.

Hasil percobaan sang professor inilah yang seringkali dirujuk para ahli komunikasi. Bahwa cerita punya daya magis. Dan angka bikin sepet. Aaker sendiri yang bicara tentang Harnessing the Power of Stories, laris di berbagai laman berbagi video. Ditonton beribu orang. Cara dia bercerita tak menjemukan.

Tapi hidup kita dikitari angka. Dari SD hingga kuliah. Sukses dan gagal datang dalam bentuk bilangan. Angka dalam demografi. Jumlah penduduk. Harga barang. Inflasi. Pertumbuhan ekonomi. Rugi laba bahkan hingga desimal. Kalkulator rumah tangga.

Data tetaplah begitu penting oleh karena dia lebih merekam realitas. Dan, kata Nicky Tozer- vice president dari Oracle, “the data doesn’t lie. Sulit digurihkan oleh kecap. Susah diaduk oleh bumbu dramatis. Oleh gimmick. Sulit diremuk redam oleh perasaan. Angka lebih jujur ketimbang cerita.

Dia adalah bahasa universal. Yang lebih terukur menakar sesuatu. Kemajuan sebuah perusahaan. Mengukur laju sebuah pemerintahan. Sebuah daerah. Bahkan pada hari ulang tahun, kita sesungguhnya sedang merayakan angka. Tentang waktu yang lepas. Dan seringkali menjadi hari yang agung untuk mengenang sebuah perjalanan, bersama angka yang bertambah.

Senin, 12 Oktober 2026, Provinsi Jawa Timur memasuki usia 81 tahun. Hari jadi provinsi ini ditetapkan semenjak gubernur pertama R.M.T Soerjo resmi berkantor di Surabaya. Sebuah usia yang panjang. Pemimpin sudah silih berganti. Dan, jejak mereka jadi tumpuan. Bagi generasi baru. Melompat jauh ke masa depan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *