TRIBUNTRAVEL.COM – Taman Nasional Alas Purwo di Banyuwangi, Jawa Timur, menawarkan pengalaman wisata berbeda melalui kegiatan Car Free Day (CFD) di tengah kawasan hutan. Pengunjung dapat mengikuti berbagai aktivitas, mulai dari Hyrox, yoga, Tai Chi, hingga Fun Jungle Run sambil menikmati suasana alam. Kegiatan ini menjadi salah satu contoh pengembangan wellness tourism atau wisata kebugaran yang memadukan rekreasi dengan gaya hidup sehat.

Wellness tourism merupakan konsep wisata yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan fisik, psikologis, dan spiritual seseorang. Wisatawan tidak hanya datang untuk menikmati destinasi, tetapi juga mencari pengalaman yang membantu menjaga kebugaran tubuh dan ketenangan pikiran. Aktivitas seperti yoga, meditasi, olahraga, hingga menikmati lingkungan alam dapat menjadi bagian dari wisata kebugaran.

Konsep ini berbeda dengan wisata medis yang berorientasi pada layanan kesehatan, seperti pemeriksaan kesehatan, pengobatan, dan rehabilitasi. Dalam wellness tourism, kegiatan wisata lebih menitikberatkan pada upaya menjaga kesehatan dan kesejahteraan secara menyeluruh. Karena itu, aktivitas fisik di lingkungan alam dapat menjadi salah satu pilihan bagi wisatawan yang ingin berlibur sekaligus menjalani gaya hidup sehat.

CFD di TN Alas Purwo menghadirkan sejumlah kegiatan olahraga yang dapat diikuti pengunjung, mulai dari Hyrox, yoga, Tai Chi, hingga Fun Jungle Run. Jalur aktivitasnya melewati kawasan hutan hingga tepi pantai sehingga peserta bisa menikmati suasana alam selama berolahraga. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pengembangan wisata olahraga atau sport tourism di kawasan konservasi tersebut.

Kepala Balai TN Alas Purwo, Probo Wresni Adji, menyebut CFD diinisiasi untuk mengembangkan wisata olahraga. Kegiatan tersebut memadukan aktivitas fisik dengan pengalaman menikmati lingkungan alam yang berbeda dari suasana perkotaan. Selain berolahraga, pengunjung juga dapat melihat potensi wisata Alas Purwo dari sisi kebugaran dan rekreasi.

Potensi Alas Purwo sebagai destinasi wisata yang mendukung kesehatan telah disoroti sejak 2024, saat kegiatan Alas Purwo Jungle Run diselenggarakan. Ketika itu, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong menilai kawasan ini berpotensi dikembangkan sebagai healing forest. Istilah tersebut merujuk pada pemanfaatan lingkungan alam untuk mendukung relaksasi dan kesejahteraan pengunjung.

Pengembangan konsep tersebut sejalan dengan wellness tourism yang menggabungkan pengalaman berwisata dengan aktivitas untuk menjaga kebugaran. Suasana hutan dan kawasan pantai menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin beraktivitas di alam terbuka. Meski demikian, kegiatan wisata di kawasan taman nasional tetap perlu memperhatikan kelestarian lingkungan dan ketentuan yang berlaku.

CFD di TN Alas Purwo telah diselenggarakan dua kali, yakni pada 12 Juli dan 27 September 2026. Pada penyelenggaraan perdana, kegiatan tersebut diikuti 353 peserta dan mendapat perhatian dari pengunjung yang ingin merasakan pengalaman olahraga di tengah hutan. Balai TN Alas Purwo berencana menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *