:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Dua-terduga-pelaku-berhasil-diamankan-dan-dibawa-ke-pihak-kepolisian.jpg)
SURYA.CO.ID I KEDIRI – Terungkap sindikat pelaku penyekapan penjual 95 gram emas antam di Kediri, Jawa TImur.
Penyekapan itu berawal saat penjual bernama Karin, warga Kayrn Kidur, Kabupaten Kediri, Jawa TImur mendapatkan permintaan pesanan emas batangan dari seorang calon pembeli yang mengaku bernama Yuni dengan sistem transaksi cash on delivery (COD).
Komunikasi via WhatsApp yang terjalin pada Senin pagi itu menyepakati harga lebih dari Rp 250 juta.
Kemudian, Karin bersama suami dengan mengendarai mobil mendatangi lokasi COD sebuah rumah tempat tinggal Yuni di perumahan Mojoroto Indah, Kota Kediri, untuk mengantarkan pesanan.
Nahas, pertemuan transaksi di rumah itu tidak berjalan mulus. Saat korban sibuk membuatkan nota penjualan, para pelaku kabur dari rumah naik motor membawa serta emas batangan tersebut.
“Saya antar pesanan Antam. Kemarin saya datang ke rumah (lokasi COD). Saat di dalam rumah, emas belum terbayar, tapi pelaku kabur,” ujar Karin, Selasa (13/10/2026), dilansir dari TribunJatim.
Setelah terduga pelaku pergi, KL menyadari pintu rumah telah dikunci dari luar. Kondisi itu membuatnya terjebak di ruang tamu dan kesulitan mencari jalan keluar.
KL juga menyebut jendela rumah tersebut telah dipasangi paku berukuran besar. Akibatnya, ia semakin kesulitan mencari akses untuk keluar.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber