SURYA.CO.ID MADIUN – Pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Madiun Jawa Timur untuk keberangkatan 2027 akan dipusatkan di dua rumah sakit daerah, yakni RSUD Caruban di Kecamatan Mejayan dan RSUD Dolopo di Kecamatan Dolopo.

Kebijakan ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, ketika pemeriksaan dilakukan di puskesmas terdekat dari domisili masing-masing calon jemaah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Agung Dodik Pujianto, menjelaskan pemindahan lokasi pemeriksaan tersebut bertujuan memberikan layanan kesehatan yang lebih optimal kepada calon jemaah haji.

Di sisi lain, pemeriksaan di rumah sakit daerah diharapkan dapat menambah pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Madiun di sektor BULD.

“Agar apabila ada pengobatan lebih lanjut bisa langsung di tangani oleh spesialis di RS, sehingga jemaah memang benar-benar sehat dalam menjalankan ibadah haji nantinya,” kata Dodik, Rabu (14/10/2026).

Dinkes Kabupaten Madiun telah menerima data sebanyak 435 calon jemaah haji dari Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Madiun per 9 Oktober 2026. Mereka menjadi kelompok awal yang akan menjalani pemeriksaan kesehatan.

Meski demikian, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring sinkronisasi data dari Kementerian Haji dan Umrah setempat.

Meski jadwal resmi belum ditetapkan, Dinkes Kabupaten Madiun menargetkan pemeriksaan kesehatan calon jemaah hajiĀ 2027 paling lambat dimulai pada akhir Oktober 2026.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *