KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com – Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, meninjau dua rumah penerima bantuan sosial Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Samsudin di Kelurahan Bandar Kidul dan Nur Khayadi di Kelurahan Lirboyo, Rabu (14/10/2026).

Vinanda menjelaskan, kunjungannya tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni mendapatkan bantuan rehabilitasi melalui program bansos RTLH.

Ia menjelaskan bahwa ada 200 penerima manfaat dalam program bansos RTLH di Kota Kediri. Melalui program ini, Pemkot Kediri ingin memastikan bantuan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat penerima.

“Pemerintah Kota Kediri hadir untuk memastikan bahwa masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni bisa mendapat bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni. Kita ingin memastikan penerima manfaat benar-benar memiliki rumah yang layak huni sehingga bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya, Jumat (16/10/2026).

Saat meninjau kedua rumah tersebut, Mbak Wali, sapaan Wali Kota Kediri, juga mendapati kondisi hunian yang masih sangat terbatas, yakni rumah yang belum memiliki kamar mandi. Sedangkan rumah Samsudin telah memiliki kamar mandi dan dapur, tapi kondisinya masih kurang layak.

Melalui program RTLH, Pemkot Kediri berharap masyarakat dapat memiliki hunian yang lebih aman dan nyaman untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

“Tadi kita lihat kondisi di dalam tidak ada kamar mandi. Lalu di rumah Pak Samsudin tadi ada kamar mandi dan dapur, tetapi kondisinya sangat kurang layak. Harapannya, melalui program ini masyarakat benar-benar memiliki hunian yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar Rp35 juta untuk perbaikan rumah. Selain bantuan rehabilitasi, penerima manfaat juga mendapatkan bantuan sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *