JAKARTA (Kabarjawatimur) – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi langkah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional

SURABAYA, KabarJawatimur.com – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera memverifikasi jumlah dan lokasi sekolah yang mengalami kerusakan

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Agus Mashuri, menegaskan bahwa Hari Santri Nasional (HSN) 2026 harus menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam membangun bangsa. Santri tidak cukup hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga harus mampu menjadi pemimpin yang amanah, berintegritas, dan hadir sebagai pengayom masyarakat.

Politisi muda PPP Surabaya yang akrab disapa Cak Huri itu menilai, pendidikan pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, akhlak, kedisiplinan, serta tanggung jawab sosial generasi muda.

Sebagai alumni Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Agus memahami bahwa nilai-nilai yang ditanamkan di lingkungan pesantren menjadi bekal penting bagi santri untuk menghadapi tantangan zaman sekaligus mengambil bagian dalam pembangunan bangsa.

“Santri harus mampu menjadi pemimpin yang amanah dan bisa menjadi naungan bagi masyarakat. Artinya, ketika kelak diberi tanggung jawab, santri harus hadir memberikan keteladanan, menjaga kepercayaan, serta memperjuangkan kepentingan masyarakat,” tuturnya, Kamis (22/10/2026).

Menurut Cak Huri, kualitas kepemimpinan tidak semata-mata diukur dari jabatan atau kedudukan seseorang. Lebih dari itu, seorang pemimpin harus mampu memberikan manfaat, menghadirkan rasa aman, serta menjadi tempat masyarakat menyampaikan harapan dan persoalan yang dihadapi.

Karena itu, ia mendorong para santri untuk terus mengembangkan wawasan dan kemampuan, tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan yang menjadi fondasi pendidikan pesantren.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *