Kasus perundungan (bullying) yang melibatkan anak-anak beberapa waktu lalu, cukup menyita perhatian publik. Terlebih kasus ini sampai membuat korbannya meninggal dunia.

Menurut drg. Vitria Dewi, M.Si., Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) Prof. dr. Moeljono, Menur, Surabaya, fenomena kekerasan di kalangan anak-anak ini makin mengkhawatirkan karena tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik korban, tetapi juga memicu trauma psikologis yang mendalam.

Vitria menerangkan, masalah kesehatan mental dan fenomena bullying tidak pernah dipicu oleh satu faktor tunggal. Menurutnya, setiap kali muncul kasus perundungan, ada interaksi kompleks dari berbagai faktor latar belakang yang membentuk perilaku anak.

​”Perundungan pada dasarnya terjadi karena adanya ketimpangan relasi, di mana satu pihak merasa lebih berkuasa dan pihak lainnya berada dalam posisi yang rentan atau dapat diinjak,” katanya kepada suarasurabaya.net pada Minggu (25/10/2026).

Dia menjelaskan, dalam beberapa kasus yang ditemui, pelaku perundungan sering kali justru merupakan korban perundungan di tempat atau waktu yang lain.

PT RADIO FISKARIA JAYA SUARA SURABAYA, Suara Surabaya Media www.suarasurabaya.net adalah portal berita yang berdiri sejak tahun 1999, bagian dari Suara Surabaya Media yang lahir sejak 11 Juni 1983

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *