/data/photo/2026/10/27/6ae0641509e2b.jpeg)
SURABAYA, KOMPAS.com – DBM (40), pria asal Madiun, Jawa Timur, pelaku pembunuhan dan terhadap istri siri DH (30) serta anak tirinya AGF (4), memiliki kecerdasan di atas rata-rata dan hobi menonton film.
“Berdasarkan hasil (tes) psikologi, dia punya keinginan yang cukup dengan kemampuan dan dia juga suka menonton film-film itu (genre thiller),” kata Roy, Selasa (27/10/2026).
Diketahui, pelaku membunuh istri siri di sebuah kamar hotel kawasan Kota Madiun kemudian dibungkus menggunakan sleeping bag lalu dimasukkan ke dalam mobil. Ketika di mobil, DBM juga mencekik anaknya hingga meninggal dunia.
Setelahnya, pelaku membawa jasad kedua korban ke pekarangan rumah untuk dieksekusi dengan sejumlah cara guna menghilangkan jejak. Hingga akhirnya, jasad korban yang sudah berupa serpihan dimasukkan dalam kardus lalu dibuang ke sungai.
Sebelumnya, Roy juga mengatakan bahwa tersangka memiliki kecerdasan superior atau IQ tinggi dan lulusan kampus ternama. Sehingga, hanya membutuhkan waktu selama dua hari untuk mengeksekusi jasad korban.
Sebagaimana diberitakan pembunuhan ini terungkap usai ada laporan kehilangan di Polres Madiun oleh keluarga korban pada 5 Oktober 2026.
Setelah sempat melarikan diri, pelaku akhirnya ditangkap Tim Jatantas Polda Jatim di sebuah gubuk daerah Jombang yang diketahui tempat kerabat pelaku pada Minggu (25/10/2026).
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber