KabarBaik.co, Surabaya – Kesenjangan produktivitas menjadi salah satu tantangan yang dihadapi petani tembakau Indonesia. Di tengah kebutuhan industri terhadap tembakau dengan kualitas tertentu, produktivitas tembakau lokal disebut masih tertinggal dibandingkan sejumlah negara produsen, termasuk Zimbabwe.

Peluang untuk memperbaiki kondisi tersebut kini dijajaki melalui kerja sama transfer teknologi budidaya dan pengolahan tembakau dari Zimbabwe. Kadin Jatim berencana menguji penerapan teknologi tersebut melalui proyek percontohan di Pamekasan, Madura, pada 2027.

Ketua Umum Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto mengatakan kerja sama ini diharapkan dapat membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus memperbaiki kualitas tembakau agar sesuai dengan kebutuhan industri dalam negeri.

“Secara prinsip, Kadin Jatim mendukung kolaborasi ini. Harapannya, produktivitas petani tembakau Indonesia bisa meningkat, baik dari sisi budidaya maupun teknologi pascapanen, sehingga mampu bersaing dengan produk impor,” ujar Adik di Surabaya, Selasa (27/10).

Pertemuan itu mempertemukan sekitar 20 perwakilan petani, pelaku industri tembakau, asosiasi petani, asosiasi pengusaha rokok, Kadin Jatim, perwakilan Zimbabwe, serta Duta Besar Indonesia untuk Zimbabwe.

Adik menjelaskan pendampingan yang ditawarkan mencakup sejumlah tahapan produksi, mulai dari pengolahan lahan, pemilihan bibit, teknik penanaman, hingga penanganan pascapanen. Transfer pengetahuan tersebut diharapkan membantu petani menghasilkan tembakau dengan produktivitas dan mutu yang lebih baik.

Menurut dia, peningkatan produktivitas menjadi hal penting untuk memperkuat daya saing petani lokal. Upaya itu juga perlu mempertimbangkan kebutuhan industri agar hasil panen petani dalam negeri dapat memenuhi spesifikasi yang diperlukan.

Adik menyebut produktivitas tembakau di Zimbabwe dapat mencapai sekitar tiga ton per hektare. Sementara itu, produktivitas tembakau Indonesia rata-rata sekitar satu ton per hektare. Perbedaan tersebut menjadi salah satu alasan perlunya mempelajari teknik budidaya dan teknologi yang sesuai untuk diterapkan di dalam negeri.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *