Jakarta (ANTARA) – Pelatih Kepala Persik Kediri Marcos Reina mengkritik kualitas rumput Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Senin, setelah timnya menelan kekalahan 1-2 dari tuan rumah Persija Jakarta di stadion tersebut pada laga pekan ketujuh BRI Super League 2026/27.

Pada laga tersebut, Persik sebagai tim tamu unggul terlebih dahulu lewat gol Imanol Garcia pada menit ke-10, sebelum mereka harus takluk dari Persija yang mampu bangkit berkat gol Denis Kolinger pada menit ke-64 dan Rizky Ridho pada menit ke-66.

“Saya sangat bangga kepada tim dan para pemain. Mereka berjuang seperti singa di stadion ini, yang merupakan stadion luar biasa dan berkelas. Namun, kondisi rumputnya sangat buruk,” kata Reina dalam jumpa pers setelah pertandingan di JIS, Senin.

Menurut Reina, kondisi rumput di JIS membuat kedua tim tak bisa menampilkan permainan terbaiknya. Hal ini juga yang menyebabkan ketiga gol di laga ini semuanya berawal dari situasi bola mati.

Reina menyebut, ciri khas permainan Macan Putih seperti melakukan umpan-umpan pendek dan mendominasi pertandingan tak bisa terlihat pada laga ini karena buruknya kualitas rumput di JIS.

Ia pun mengatakan situasi ini menyebabkan timnya mengubah cara bermain, dengan bermain lebih sederhana untuk mencetak gol dan setidaknya mendapatkan satu poin.

“Para pemain pantas mendapatkan apresiasi karena terus berjuang seperti ini dan mampu membuat Persija kesulitan hingga pertandingan berakhir. Saya bangga kepada tim,” kata pelatih asal Spanyol itu.

“Tentu, saya tidak senang dengan hasil ini karena kami ingin setidaknya mendapatkan satu poin. Menurut saya, kami pantas mendapatkannya. Namun, inilah sepak bola,” tambah dia yang menyebut Persija sebagai tim terbaik di liga saat ini.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *