
JombangBanget.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang menggandeng Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Jawa Timur untuk mengkaji temuan sumur jobong kuno di Dusun Garut, Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.
Kajian dilakukan untuk mengetahui karakteristik, usia, serta kemungkinan nilai sejarah artefak yang ditemukan seorang penggali sumur.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Jombang, Anom Antono mengatakan, pihaknya menerima laporan penemuan dari juru pelihara Situs Pandegong, Jayadi.
Berdasarkan informasi awal, kondisi sumur sudah tidak utuh. Sejumlah pecahannya dikumpulkan dan diamankan di kawasan Situs Pandegong.
”Kami sudah menerima laporan dan foto-foto dari teman-teman Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Timur. Nanti akan kami tindak lanjuti dengan melakukan penyelamatan terhadap temuan,” ujarnya, Jumat (23/10).
Berdasarkan informasi awal yang diterimanya, kondisi sumur jobong itu sudah tidak utuh. Sejumlah pecahan yang ditemukan sudah dikumpulkan dan diamankan di kawasan situs Pandegong.
”Kami belum mengetahui secara detail, termasuk peninggalan era atau tahun berapa. Belum dilakukan kajian. Nanti akan kami lakukan observasi atau riset terhadap temuan yang ada di Dusun Garut, Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno,” jelasnya.
Hasil kajian nantinya juga akan menjadi dasar untuk menentukan apakah temuan berkaitan dengan sejarah setempat atau masuk kategori objek yang diduga cagar budaya (ODCB).
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber