Gresik (beritajatim.com) – Kabar ditemukannya kembali sepeda motor yang sempat dicuri menjadi kelegaan tersendiri bagi dua warga asal Kabupaten Gresik. Yakni Budi Santoso (47) asal Desa Bungah, Kecamatan Bungah, dan Mahfud (45) warga Jalan Usman Sadar 106 Gresik. Kendaraan yang sebelumnya hilang akibat pencurian itu kini kembali, mengakhiri kecemasan para korban.

Bagi korban curanmor, kehilangan sepeda motor bukan sekadar persoalan kehilangan barang. Kendaraan tersebut kerap menjadi penunjang aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja hingga memenuhi kebutuhan keluarga.

Karena itu, kembalinya sepeda motor tersebut menjadi kabar yang melegakan. Kedua korban bisa kembali menggunakan kendaraannya setelah sempat menghadapi kerugian akibat aksi pencurian.

“Alhamdulillah sepeda motor saya sudah kembali setelah sebelumnya dicuri maling sewaktu diparkir dengan kondisi terkunci tapi tidak dikunci ganda,” ujar Mahfud, Kamis (29/10/2026).

Hal senada juga dikemukakan Budi Santoso. Dirinya bercerita sepeda motor kesayangannya diparkir di teras rumah. Sayangnya kunci kontaknya masih menempel sehingga, memudahkan pencuri melakukan aksinya.

“Saat itu kunci kontaknya masih menempel. Tiba-tiba sudah raib dicuri orang. Berdasarkan kamera CCTV yang terpasang pencurinya suami istri dengan menjebol kunci dengan kunci T,” ungkapnya.

Pengungkapan kasus curanmor sekaligus pengembalian barang bukti kepada korban menjadi bagian penting dalam penanganan perkara. Selain mengungkap dugaan tindak pidana, upaya tersebut juga memberikan kepastian kepada korban atas kendaraan miliknya yang sempat raib.

Meski demikian, kasus pencurian kendaraan bermotor masih menjadi momok bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Penggunaan kunci ganda, memarkir kendaraan di tempat aman, serta tidak meninggalkan kunci pada kendaraan dapat membantu mengurangi risiko pencurian.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *