
Malang Raya (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur menyiapkan penataan sisi utara Kayutangan Heritage sebagai bagian langkah pengembangan kawasan wisata tersebut.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Arif Tri Sastyawan di Kota Malang, Kamis, mengatakan, kawasan sisi utara Kayutangan Heritage menjadi bagian penting untuk meningkatkan daya tarik di mata wisatawan.
“Penataan sisi utara dilakukan supaya tidak sepi dan tidak kalah dengan sisi selatan yang selama ini dikunjungi masyarakat,” kata Arif.
Rancangan konsep mengenai pengembangan area sisi utara dipastikannya melibatkan kelompok sadar wisata (pokdarwis), lurah, hingga pengurus RT Kelurahan Oro-Oro Dowo.
Secara keseluruhan Pemkot Malang menargetkan angka kunjungan wisatawan dapat menembus 3,2 juta orang.
Ia menyatakan, bagian utara Kayutangan Heritage memiliki potensi wisata tidak kalah dengan area bagian selatan, salah satunya adalah keberadaan stadsklok atau tugu jam.
Arif menyampaikan, berdasarkan literasi yang ada tugu jam tersebut memiliki nilai sejarah karena merupakan punjer atau titik tengah Kota Malang, baik ketika dari wilayah utara maupun selatan.
Oleh karena itu, nantinya di sekitar area tempat berdirinya stadsklok akan diberikan kode batang agar informasi sejarah pembangunan bangunan itu bisa diakses dan diketahui oleh masyarakat luas.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber