:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Bupati-Bangkalan-Lukman-Hakim-didampingi-Kabid-Pembinaan-SD-Disdik-Bangkalan-Ali-Yusri-Purwanto.jpg)
TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI memproyeksikan Bangkalan sebagai satu-satunya kabupaten di Pulau Madura untuk pendirian Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).
Sebuah program sekolah unggulan berstandar nasional yang digagas Kemendikdasmen RI ini mewujudkan pemerataan pendidikan berkualitas dan membangun sumber daya manusia unggul di seluruh Indonesia.
Selain dekat Ibu Kota Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Bangkalan dengan dukungan Jembatan Suramadu juga diproyeksikan Pemerintah Pusat sebagai bagian dari kawasan percepatan pembangunan ekonomi.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD), Disdik Kabupaten Bangkalan, Ali Yusri Purwanto, mengungkapkan, informasi tentang Bangkalan diplot sebagai kabupaten di Madura untuk pendirian SNT diperoleh Disdik ketika mendampingi Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, dalam kunjungannya ke Kemdikdasmen RI pada September 2026.
“Daya tawarnya lebih kuat di Bangkalan untuk se-Madura. Karena itu pihak Kemendikdasmen RI berharap Bangkalan menangkap peluang terwujudnya SNT,” ungkap Yusri kepada TribunMadura.com, Kamis (29/10/2026).
Dikutip dari Tribunnews.com edisi 20 Juli 2026, Program SNT dirancang dengan mengintegrasikan layanan pendidikan jenjang SMP dan SMA dalam satu lingkungan sekolah.
Menteri Dikdasmen RI, Abdul Mu’ti dalam kesempatan Taklimat Media di Kantor Kemendikdasmen menyatakan, pemerintah menargetkan pembangunan 500 layanan SNT secara bertahap mulai tahun 2026 hingga 2029.
Mu’ti menyebutkan, pembentukan SNT dilatarbelakangi masih besarnya kesenjangan mutu pendidikan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber