
Seorang warga negara Indonesia (WNI) bernama Taufiq Muhammad tewas di wilayah Donbas, Ukraina, usai menjadi tentara bayaran Rusia.
Kabar itu disampaikan Badan Intelijen Pertahanan Ukraina (Defence Intelligence of Ukraine/DIU) pada Senin (26/10) melalui laman resminya.
“Badan Intelijen Pertahanan Ukraina telah mengidentifikasi seorang tentara bayaran asing lainnya yang bertempur bersama pasukan pendudukan Rusia dan tewas di Ukraina – warga negara Indonesia bernama Taufiq Muhammad yang lahir pada 22 Mei 1978 di kota Sorong,” tulis DIU.
DIU menyatakan Taufiq sebelumnya bekerja sebagai sopir taksi di Jakarta dan sebagai manajer di sebuah perusahaan pertanian. Pria yang tinggal di Surabaya tersebut memiliki pengalaman kerja di Amerika Serikat dan fasih berbahasa Inggris.
Menurut DIU, Taufiq pergi ke Rusia karena tergiur dengan iming-iming uang yang ditawarkan untuk suatu pekerjaan. Taufiq tampaknya tak tahu bahwa ia menjadi korban penipuan untuk dijadikan tentara bayaran Rusia.
“Perekrut Rusia menemukan Taufiq melalui resume yang dia kirimkan sebagai tanggapan atas tawaran pekerjaan. Dia kemungkinan besar percaya pada janji “uang mudah” dan pergi ke Moskow,” tulis DIU.
“Pada kenyataannya, dia menjadi korban lain dari skema penipuan Rusia untuk merekrut orang asing untuk perang kriminalnya,” lanjut DIU.
DIU menyebut pada 19 April 2026, Taufiq meneken kontrak dengan pasukan Rusia di Korolyov, dekat Moskow. Masa tugasnya adalah satu tahun, kesepakatan standar untuk warga asing yang direkrut Rusia untuk digunakan sebagai infanteri “sekali pakai”.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber