JAKARTA (Kabarjawatimur) – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi langkah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional

SURABAYA ( Kabarjawatimur.com) – Semangat Sumpah Pemuda tidak cukup hanya dikenang melalui seremoni setiap 28 Oktober. Lebih dari itu, semangat persatuan harus diwujudkan melalui

SURABAYA – Benteng Pengabdian Milenial Jawa Timur (BPM JATIM) Menilai Jargon Surabaya Kota Tertib ternyata menyisakan luka bagi rakyat kecil. Di balik penataan yang diklaim untuk keindahan kota, pedagang kecil, pedagang buah dan pelaku UMKM di Surabaya justru menjadi korban paling nyata.

M. Holilur Rohman, S.T. Ketua Umum BPM JATIM menilai kebijakan Pemkot Surabaya di bawah Walikota hari ini telah kehilangan keberpihakan. Pedagang kecil dituntut patuh aturan, digusur, dibatasi jam dagangnya, namun tidak pernah diberi solusi dan kepastian.

Fakta di lapangan berbicara: omzet pedagang anjlok hingga kurang Lebih 60 persen setelah dilakukan penertiban dan pembatasan jam operasional Pasar – Pasar Termasuk Pasar Tanjungsari, Buah membusuk, modal tidak kembali, anak istri di rumah menunggu kepastian. Dan Matinya ekonimi kerakyatan Termasuk PKL, Para pedagang Kecil yang hanya mengandal hidupnya dari hasil dagangnya itu sendiri, Lalu Di mana letak keberpihakan Walikota yang katanya pro rakyat?

“Kota ditata, rakyat kecil dikorbankan. Ini bukan penataan, ini penggusuran ekonomi rakyat secara halus. Walikota lebih sibuk membangun citra kota tertib daripada menyelamatkan perut pedagang kecil,” ucapnya.

UMKM yang selama ini menjadi penopang ekonomi Surabaya justru diposisikan sebagai biang kesemrawutan. Padahal, tanpa pedagang kecil, roda ekonomi kampung tidak akan berputar.

Ironis, penertiban terhadap pedagang kecil dilakukan dengan kekuatan penuh Satpol PP, sementara praktik liar, pungutan liar, dan penguasaan trotoar oleh oknum yang merugikan pedagang resmi dibiarkan tanpa tindakan tegas.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *