jatimnow.com – Anggota Komisi D DPRD Kota Malang Made Riandiana Kartika merespons kabar mengenai pendiri Malang Autism Center (MAC), Mohammad Cahyadi, yang disebut-sebut berminat maju dalam bursa pemilihan wali kota Malang.

Made justru menyarankan pegiat kemanusiaan itu mengurungkan niat menduduki kursi kepala daerah demi menjaga marwah perjuangan sosial yang dirintisnya.

“Kalau ada yang mengatakan Pak Cahyadi ingin menjadi wali kota, saya rasa jangan sampai Bapak menurunkan derajat Bapak,” cetus Made melalui teleconference di Malang, Jumat (30/10/2026).

Politisi yang membidangi urusan kesejahteraan rakyat ini menilai dedikasi Cahyadi membina anak-anak autisme jauh melampaui lingkup birokrasi pemerintahan daerah.

“Apa yang sudah Bapak lakukan bahkan berada di atas kedudukan seorang wali kota. Pemerintah kota sebenarnya belum ada apa-apanya dibanding pengabdian beliau,” imbuhnya.

Made bahkan terang-terangan menyebut jajaran eksekutif seharusnya merasa malu melihat konsistensi MAC yang telah sebelas tahun bertahan mendampingi anak-anak istimewa.

Lembaga nonpemerintah itu kini aktif menggandeng kampus, merambah kader posyandu, serta menjangkau keluarga prasejahtera yang memerlukan terapi khusus.

“Pemkot Malang sedang menggagas Posyandu Disabilitas dan membuka sekolah inklusi, tapi kendalanya klasik: kita belum punya tenaga pendamping berkeahlian khusus,” beber Made.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *