TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Inspeksi mendadak (sidak) digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangkalan di kawasan Lapangan Pacuan Kuda, Kelurahan Kemayoran, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Senin (2/11/2026).

Lokasi tanah lapang dekat bibir pantai itu merupakan sumber bau menyengat yang dikeluhkan warga perumahan dalam sepekan terakhir. 

Keluh kesah atas bau menyengat itu tidak hanya ramai di grup WhatsApp (WA) warga perumahan, namun juga sudah menjadi buah bibir masyarakat sekitar titik sumber bau menyengat. 

“Kalau bau sampah, saya sudah hafal. Tapi ini bukan aroma sampah biasa, sagat menyengat dan sakit ke tenggorokan. Biasanya muncul setiap pagi atau setelah turun hujan, tumpukan sampah itu mengeluarkan asap warna putih ketika terkena air hujan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, kepada TribunMadura.com, Senin (2/11/2026).

Bau menyengat masih tercium ketika Plt Kepala DLH Bangkalan, Achmad Siddik, didampingi Kepala Bidang Penataan DLH, Lily Rosalia melakukan sidak.

Bahkan langkah rombongan pejabat DLH terhenti di jarak sekitar 100 meter dari titik sumber bau karena aromanya terlalu kuat menusuk hidung dan tenggorokan. 

“Sebetulnya kita jangan langsung mengatakan itu limbah, karena ketika dikatakan limbah sudah melalui uji laboratorium, ini kan tidak,” ungkap Lily usai gelaran sidak di Kantor DLH Bangkalan, Senin (2/11/2026).

Pihak DLH Kabupaten Bangkalan pertama kali menerima laporan dari warga pada Kamis (29/10/2026) atas kemunculan bau tidak sedap.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *