:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/dwi-bagus-martono-pembunuhan-di-Polda-Jatim.jpg)
SURYA.CO.ID I SURABAYA – Akhirnya terungkap sosok yang memberikan tumpangan tempat tinggal kepada Dwi Bagus Martono atau DBM (40), tersangka pembunuhan istri sirinya, DH (30), dan anak tirinya, AGF (4), selama melarikan diri di Jombang.
Seperti diketahui, dalam pelariannya, Dwi Bagus bersembunyi di sebuah padepokan di Desa Mejoyolosari, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Menurut Kanit III Subdit III Jatanras, Direktorat Reskrimum Polda Jatim, AKP Muhammad Fauzi, padepokan tersebut milik seseorang bernama Munir.
“Munir itu bukan kerabat, tapi orang lain. Mereka kenal waktu sama-sama haji tahun 2025. Satu kali saja ganti namanya,” ungkap AKP Muhammad Fauzi, Senin (2/11/2026).
Menurut Fauzi, selama pelarian di Jombang, Dwi Bagus sempat menggunakan nama samaran agar identitas aslinya tak dikenali.
Saat dilakukan penangkapan, polisi langsung menarik pelaku ketika sedang tidur menuju mobil.
“Perempuan itu istrinya Pak Munir. Mereka tidak tahu kalau DBM habis melakukan dugaan pembunuhan,” tukasnya.
Sebelumnya, Dwi Bagus Martono (40) mengungkap alasannya tidak kabur terlalu jauh dari tempat tinggalnya, seusai membunuh istri dan anak kandungnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber