PRIORITAS, 2/11/26 (Jember, Jatim): Bencana tanah longsor melanda jalur kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, tepatnya di KM 32+2/3 petak jalan Stasiun Kalibaru – Stasiun Mrawan, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Senin (2/11/2026).

Peristiwa ini mengakibatkan sedikitnya tiga perjalanan kereta api mengalami keterlambatan signifikan hingga lebih dari dua jam.

Manajer Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, memastikan pihaknya langsung bergerak cepat melakukan normalisasi jalur begitu mendapat laporan gangguan teknis tersebut.

“Kami langsung melakukan penanganan begitu gangguan diketahui. Keselamatan perjalanan menjadi prioritas utama, sehingga kondisi jalur terlebih dahulu dipastikan aman sebelum perjalanan kereta api kembali melintas,” kata Cahyo di Jember, Senin.

Imbas material longsor yang menutupi badan rel membuat manajemen KAI melakukan rekayasa dan pengaturan perjalanan di lapangan. Rangkaian kereta yang berada di dekat wilayah terdampak sempat diarahkan ke lokasi yang lebih aman demi keselamatan penumpang.

Tiga perjalanan KA yang mengalami keterlambatan operasional rata-rata sekitar dua jam, yaitu KA Ijen Ekspres (Relasi Malang – Ketapang), KA Probowangi (Relasi Ketapang – Surabaya Gubeng), dan KA Wijaya Kusuma (Relasi Ketapang – Cilacap).

Proses evakuasi material tanah dan perbaikan sasis jalur dinyatakan selesai pada pukul 14.00 WIB. Jalur rel kereta api kini sudah bisa dilewati kembali, namun dengan pembatasan kecepatan demi keamanan operasional berkala.

Sebagai bentuk tanggung jawab atas keterlambatan jadwal ini, PT KAI Daop 9 Jember memohon maaf dan memberikan kompensasi kepada para penumpang yang terdampak langsung di dalam perjalanan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *